Pernah merasa pikiran terus berputar, memikirkan hal yang sama berulang-ulang, bahkan untuk hal yang belum tentu terjadi? Itulah yang sering disebut overthinking. Bukan sekadar berpikir, tetapi berpikir berlebihan hingga menguras energi, emosi, dan fokus. Menurut American Psychological Association, pola pikir yang berulang dan sulit dihentikan (rumination) berkaitan erat dengan kecemasan, stres, dan depresi bila dibiarkan terus-menerus. Overthinking membuat seseorang terjebak di kepalanya sendiri memikirkan kemungkinan terburuk, menyesali masa lalu, atau mencemaskan masa depan.

Beberapa ciri yang sering muncul:

Dampak Overthinking pada Kesehatan Mental

Dalam jangka panjang, overthinking bisa membuat seseorang merasa kehilangan kendali atas pikirannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *